Dari Pelatihan ke Aksi: Petani Nengke II Siap Kembangkan Kopi Robusta
Sentani, 28 Maret 2026 - Kegiatan Pelatihan Budidaya Kopi Robusta bagi Kelompok Tani Kampung Nengke II resmi ditutup pada Sabtu, 28 Maret 2026 di Aula BRMP Papua. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Yayasan Wahana Sarmi Sejahtera (YWSS), Pemerintah Kabupaten Sarmi, aparat Kampung Nengke II dan BRMP Papua.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi dan praktik langsung terkait budidaya kopi robusta, mulai dari pembibitan, pemeliharaan tanaman, hingga pengolahan pascapanen.
Dalam kesempatan penutupan, perwakilan BRMP Papua secara resmi menutup kegiatan dan menegaskan pentingnya kesinambungan program.
“Pelatihan ini bukan akhir, tetapi awal dari proses pengembangan kopi robusta yang lebih baik di tingkat petani. Diharapkan peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di lapangan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua YWSS menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. “Kami berkomitmen untuk terus mendampingi kelompok tani agar mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Kepala Kampung Nengke II dalam sambutannya mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih atas pelatihan ini. Harapan kami, para petani bisa memanfaatkan ilmu ini untuk meningkatkan hasil dan kualitas kopi di kampung kami,” tuturnya.
Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Ekonomi Desa Melalui Pertanian Berkelanjutan”, yang menjadi landasan dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh untuk meningkatkan produktivitas kopi robusta serta mendorong kemandirian ekonomi di Kampung Nengke II.